Genre : Romance, Friendship. Family
Cast : Cho Kyuhyun (SJ), Choi Siwon (SJ), Song Hye Rim (OC), Jung Soo In (OC), Kim Hye Na (OC), Jung Scarlet (OC)
--.--
“Ajusshi..Ayo dong bukakan pagarnya, sekali ini sajaaa.. Saya juga baru
terlambat kali ini kok, janji deh nggak bakal ngulangin lagi. Ya ya?? Jebal....”.
Seorang siswi SMA sedang memohon ke satpam penjaga gerbang untuk membukakan
gerbang karena dia terlambat datang.
“Anio. Sekali saya bilang tidak ya
tidak! Mau baru terlambat sekali pun nggak bakal saya bukain”satpam itu tetap
bersikukuh.
“Aisshh~”yeoja itu melengos sebal
sambil menjauh dari gerbang. Dia bersandar pada pagar sekolah sambil cemberut
karena kesal tak dapat masuk.
“Ngapain berdiri disitu?”tanya
seseorang.
“Eh?? Kamu ngomong sama aku?”yeoja
itu bertanya bodoh sambil celingak-celinguk ke sekelilingnya.
“Ya,kamu babo!! Memangnya ada
siapa lagi disini? Kamu ngapain berdiri disitu?”namja itu mengulangi
pertanyaannya.
‘Aissshh~beraninya namja ini
mengataiku seperti ini. Melihat seragamnya sih dia sekolah disini juga, tapi
rasa-rasanya kok aku nggak pernah melihat dia saat orientasi siswa? Apa
jangan-jangan dia sunbaeku?’
“Aku berdiri disini karena tidak diijinkan masuk karena sudah bel”yeoja itu berkata judes
“Ara. Maksudku tidak mencoba mencari
cara buat masuk gitu? Nggak niat sekolah??”
“Sebenarnya aku apa kamu sih yang
bodoh? Jelas-jelas gerbang udah ditutup, mau masuk lewat mana?”sembur yeoja itu
marah
“Kamu emang babo!! Masih ada jalan
kok”namja itu berjalan dan menatap tembok yang menjulang, kira-kira setinggi 2
meter.
“Maksud kamu manjat tembok
ini??”yeoja itu bertanya ragu
“Ne. Memang mau lewat mana
lagi?”namja itu sudah hendak memanjat, tapi dia baru sadar kalau yeoja
disampingnya sama sekali tak bergerak “Heh, ngapain ngelamun? Kajja!!!”
“Kau bercanda kan? Aku ini yeoja
masak disuruh manjat segini tingginya. Aku juga pakai rok tahu!!”yeoja itu
masih menyerukan protesnya.
“AIISSHH!!”namja itu mengumpat tak
sabar. Tanpa aba-aba dia meraih pinggang yeoja itu dan mengangkatnya
“AAAAAAARRRRGGGHH!!!! Apa yang kau
lakukan?”teriaknya panik
“Sssssttt...Diam!! cepet panjat
terus lompat, sebelum satpamnya tahu!”
Yeoja itu mulai tahu keadaannya,
dia segera melakukan apa yang namja tadi katakan. Beberapa saat kemudian dia
berhasil memanjat, lalu disusul oleh namja tadi.
“Heh, kenapa tetap disini? Ayo
lompat turun! Malah duduk-duduk disini”namja tadi menegur
“Errrmm..aku tidak bisa lompat..
Takut”yeoja itu memandang bawah dengan tatapan takut.
BRUUKKK!!!
Namja tadi melompat kebawah
terlebih dahulu lalu merentangkan kedua tangannya.
“Ayo sekarang lompat! Mumpung
belum ada guru!! Ppalii!!!”
Dengan mata tertutup yeoja tadi
menjatuhkan dirinya pasrah, sedangkan dibawah namja tadi sudah siap
menangkapnya.
“AIIISSSHH!”namja tadi mengumpat
karena tahu yeoja itu terjun ke arah yang berlawanan dengan posisinya. Dengan
sigap dia pindah posisi dan meraih tubuh yeoja itu sebelum menghantam ke tanah.
Yeoja itu masih diam dengan mata
terpejam dipelukan namja tadi, beberapa saat masih dalam situasi seperti itu.
‘yeoja ini manis juga’ batin sang
namja.
“Heh, ngapain tidur ayo ke kelas!!
Aku akan mengantarmu, kelas berapa?”namja tadi bertanya sekaligus menyadarkan
yeoja itu.
“eh, kelas X-B”yeoja itu tergagap
dan segera melepaskan diri dari pelukan namja yang telah menolongnya.
Mereka berdua segera melangkahkan
kaki menuju kelas X-B. Namun ditengah perjalanan ada seseorang menyapa.
“Hye Rim sshi?”tanya orang itu
sedikit heran
Yeoja yang dipanggil Hye Rim itu
berhenti berjalan dan menatap ke arah si pemanggil.
“Siwon sunbae??”
“Kenapa ada diluar saat jam
pelajaran? Dan kau bersama...”dia mengalihkan pandangan ke arah samping Hye Rim
yang merupakan tempat berdiri namja yang sedari tadi mengantarnya
“Kyuhyun??”Siwon melanjutkan dengan nada lebih heran nyaris terkejut saat
melihat Kyuhyun bersama Hye Rim.
“Mianhae. Tadi aku terlambat dan
sunbae ini mengantarku”jawab Hye Rim ragu-ragu karena dia bisa melihat sorot
mata tak bersahabat Siwon pada namja yang tadi dipanggil Kyuhyun.
“Ne. Lebih baik aku yang
mengantarmu. Kyu lebih baik kau segera masuk kelas”ucap Siwon lalu menggandeng
Hye Rim pergi.
Hye Rim hanya melongo menatap
Kyuhyun yang tak berekspresi sama sekali. Wajahnya datar sekali, tak
menunjukkan tanda-tanda bahwa dia mendengar perkataan Siwon bahkan menunjukkan
tanda-tanda bahwa dia mengenal Siwon. Ekspresinya lebih menyeramkan daripada
ekspresi marahnya terhadap Hye Rim tadi.
***
TOK TOK TOK TOK!!!
Kegiatan belajar mengajar dikelas
X-B terhenti karena suara ketukan pintu tadi. Semua mata sekarang tertuju ke
daun pintu yang terbuka dan menunjukkan sepasang makhluk namja dan yeoja.
“Mianhae sonsaengnim. Saya
mengantarkan murid bapak, dia tadi sedikit sakit sehingga datang
terlambat”Siwon berkata penuh etika pada Sungmin sonsaengnim
“Kau tak apa-apa Hye Rim sshi?
Kalau masih sakit bisa istirahat di ruang kesehatan”Sungmin sonsaengnim
nampaknya begitu mempercayai cerita Siwon
“Ne. Saya sudah tak apa-apa. Kamsa
hamnida Siwon sunbae”dia membungkuk sempurna lalu berjalan ke tempat duduknya.
Semua mata temannya kini menuju ke
arah SONG HYE RIM, sebagian orang memandang tak percaya, sebagian orang memandang
dengan pandang sinis dan benci.. bisik-bisik mulai terdengar merayap didalam
kelas.
“Apa yang kalian gunjingkan? Cepat
lanjutkan pekerjaan kalian. Hye Rim sshi kau bisa menuju tempat dudukmu”kata
sonsaengnim setelah Siwon berlalu.
~~~~
Saat istirahat tiba kedua
sahabatnya menghampiri Hye Rim dengan heboh.
“Hye Rim-ah.. Gimana ceritanya
sampai kau bisa diantar Siwon sunbae? Tadi dia menjemputmu ke rumah??”tanya Kim
Hye Na dengan hebohnya.
“Huusssh~ kau itu malah nanya
begitu. Bagaimana keadaanmu? Memangnya benar-benar sakit kok Siwon sunbae
sampai bilang seperti itu?”kali ini Jung Soo In yang berbicara.
“Haaahhh...dasar kalian berdua itu
sama aja. Ujung-ujungnya juga nanyain Siwon sunbae”ujar Hye Rim merengut.
Setelah itu Hye Rim menceritakan kejadian tadi pagi dengan selengkap-lengkapnya
tanpa ada yang dikurangi, walaupun ada yang di hiperboliskan guna menambah efek
WAHH!!
“Woooww.. Kereeenn.. siapa
namanya? Kyuhyun?? Ganteng nggak??”celetuk Soo In setelah Hye Rim selesai
bercerita.
“Ne..Kyuhyun mungkin. Soalnya aku
tadi denger Siwon sunbae manggil nama namja itu..”jawab Hye Rim sedikit ragu.
“Hah?? Kyuhyun?? Cho Kyuhyun??
Beneran Cho Kyuhyun? Kyuhyun sunbae??”jerit Hye Naa heboh.
“Kau kenal Naa??”tanya Hye Rim
kaget.
“Michyeoo..seantero sekolah ini
juga tahu kali kalau sama Cho Kyuhyun mah”Hye Naa geleng-geleng kepala sambil
memandang Hye Rim yang masih tak mengerti.
“Emangnya kenapa sampai terkenal
gitu? Dia artis? Member SUPER JUNIOR? Atau dia pernah mengharumkan nama sekolah
ini??”tanya Soo In ngelantur.
“Haahhh~ kalian nggak pada tahu
apa kalau dia panglima perangnya SMA kita??”Hye Naa bertanya gregetan karena
kedua temannya sama sekali tak tahu dengan makhluk yang bernama Kyuhyun.
“Haahh?? Sejak kapan sekolah kita
ada wajib militer??”kali ini Hye Rim yang menjadi lemot.
“Aigo~ bukan itu maksudku. Dia itu
leader kelompok berandalan disekolah ini. Setiap tawuran pasti dia ada
dibarisan pertama”terang Hye Naa
“Ahh,tapi orangnya kayaknya baik
tuh. Buktinya tadi dia nolongin Hye Rim”Soo In tiba-tiba membela.
“Nolongin? Nolonginnya juga nggak
bener kan? Manjat tembok. Itu tuh bukti kalau dia udah sering nglakuinnya.
Lebih baik kamu jauhin dia aja Hye Rim, daripada kena masalah”nasehat Hye Naa
“Yeee...siapa yang mau deketin?
Tadi aja kebetulan ketemu. Tapi kok aku masih ngerasa kalau dia sebenarnya baik
ya?”ucap Hye Rim lirih.
“Aduuuhh, Hye Rim. Jangan sampai
tertipu sama kesan pertama dan penampilan luarnya. Mending juga sama Siwon
sunbae yang jelas-jelas orang baik”Soo In sekarang juga ikut memojokkan Kyuhyun
padahal tadi di ngebela.
‘HAAHH?? Bukannya kata-kata itu
juga cocok buat Siwon sunbae? Jangan tertipu dengan penampilan luar. Aduhh
mereka ini’batin Hye Rim
“Kenapa jadi nyangkut ke Siwon
sunbae? Ada hubungannya?”Hye Rim sedikit keki mendengar dua temannya terlalu
mengidolakan Siwon.
“Kau itu terlalu naif! Jelas-jelas
ada barang bagus didepan mata yang tertarik padamu!!’ujar Hye Naa lalu berjalan
keluar kelas..
~~~
*Kyuhuyun POV*
Aku berjalan menuju kantin
sendirian saat bel istirahat berbunyi. Haaahh~ aku malas sekolah hari ini,
sebenarnya bukan hari ini saja tapi setiap hari. Aku merasa semuanya
membosankan, buat apa aku mendengarkan penjelasan guru toh aku sudah bisa
memahaminya hanya dengan sekali membaca dan mempelajarinya. Sesampainya di kantin
aku menuju meja favoritku yang kosong, meja itu memang selalu kosong karena
mereka semua tahu kalau hanya aku yang boleh menggunakannya.
Aku melihat ke meja sampingku ada
seorang siswa yang sedang menyantap makanannya. Aku menatap ke badge namanya
‘LEE TAEMIN’ bacaku dalam hati.
“Taemin pesankan aku jajangmyeon
dan jus stroberi”perintahku.
Siswa itu menatap ke arahku dengan
pandang terganggu tapi itu hanya sedetik, sedetik kemudian wajahnya langsung
ketakutan.
“Ne sunbae”jawabnya dengan takut
lalu segera pergi membelikan pesananku. Aku tersenyum puas saat tahu dia
mematuhiku.
‘Rupanya pesonaku belum
pudar’batinku.
Sambil menunggu makananku
dibawakan oleh Taemin aku mengeluarkan PSPku dari saku celana dan segera
memainkannya. Beberapa menit kemudian aku sudah larut dalam permainanku, sampai
tiba-tiba ada sesuatu yang dingin menyiram punggungku.
“MWOOO??”gelegarku sambil bangkit
berdiri mencoba melihat ke belakang punggungku. Aku mendapati punggungku basah
oleh cairan kental kemerahan. Jus stroberi.
“Miii...Mii...Mianhae
sunbae”seorang yeoja berambut coklat sebahu menatapku dengan pandang ketakutan.
Manik coklatnya menyiratkan kecemasan dan berkaca-kaca.
“Aiisshh~ kalau jalan itu pakai
mata! Jangan jelalatan aja! Dasar babo!!!”umpatku kesal. Padahal selama ini aku
jarang sekali bersikap kasar pada yeoja.
“Mian sunbae. Tapi tadi ada yang
menjegalku hingga membuatku kehilangan keseimbangan dan menumpahkan jus itu”dia
semakin terbata menjelaskan padaku.
“Sudah salah masih saja cari kambing hitam!”bentakku lagi.
“Dia kan sudah minta maaf. Kenapa
masih saja terus memaki sih?”teriak seorang yeoja
Aku menoleh melihat siapa yang
berani menentangku. Yeoja itu, yeoja tadi pagi yang kutolong. Dasar tak tahu
balas budi!
“Kau pikir hanya dengan minta maaf
masalah selesai? Seragamku bisa kembali bersih?”tanyaku sarkatis, aku
menatapnya tajam.
“Setidaknya dia merasa bersalah
akan perbuatannya. Tidak seperti sunbae yang terlalu membesar-besarkan
masalah”ucapnya lantang. Dalam hati aku mengagumi keberanian yeoja ini.
Aku melepas seragamku dan
menyerahkannya pada..emmm..Hye Rim. Untung saja aku selalu memakai kaos sebagai
dalaman.
“Kalau begitu kau yang cucikan
untukku!”aku melemparkan pakaianku ke mukanya lalu beranjak pergi
“Aiiissshh~”aku masih bisa
mendengar dia berteriak kesal. Tak terasa aku menyunggingkan senyum.
*Kyuhyun POV END*
****
*Hye Rim POV*
“Aaarrrggghhh...Dasar orang
giilllaaaa!!! Kenapa jadi aku sih yang harus nyuciin bajunya? Emang aku babunya
apa?? Siaalaannn!!”teriakku kesal.
“Mianhae Hye Rim sshi. Tadi itu
salahku, seharusnya kau tak membelaku. Aku jadi membuatmu dalam masalah”kata
yeoja yang kutolong tadi merasa bersalah.
“Aku tahu Scarlet. Seharusnya
memang aku tak mencari masalah dengannya, tapi entah kenapa mulutku tak bisa kutahan”jawabku lesu
“Kan sudah kubilang jauhi.
Eehh,ini malah nantang perkara. Haduhhh”Hye Naa ikut-ikut membuatku kesal
“Kau ini, siapa yang tahan kalau
temanmu itu diperlakukan seperti itu sama setan satu itu!”aku mulai naik darah.
“Hye Rim sshi biar aku saja yang
mencucikannya. Nanti setelah bersih kau
kembalikan lagi padanya”ucap Scarlet
“Ne. Gomawo Scarlet”ucapku tanpa
basa basi, toh memang ini juga karena dia.
Tiba-tiba ruangan kelasku menjadi
semakin ramai, bahkan ada yang sampai menjerit histeris. Aku heran apa yang sebenarnya
terjadi.
‘oh itu rupanya biang
keroknya.haaahh’batinku
“Hye Rim sshi”sapa Siwon sunbae
ramah, tapi tak bisa menutupi raut cemasnya.
“Ne. Gwenchana sunbae?”tanyaku
heran.
“Ehm, bisa kita bicara sebentar.
Ada sesuatu yang perlu kusampaikan”ucapnya
“Ne..”jawabku lalu mengikutinya
keluar, tak mempedulikan pandangan bertanya teman-temanku.
Setelah diluar kelas..
“Aku tadi mendengar kalau kau
sempat beradu mulut , dengan Kyuhyun ya?”tanyanya
‘ah,ini rupanya penyebabnya’
“Ne sunbae”jawabku seadanya.
“Kau tak apa kan? Maksudku dia tak
kasar padamu?”tanyanya lagi
‘tentu saja kasar!’
“Anio sunbae. Hanya saja
omongannya sedikit pedas”ucapku dengan kesal kalau mengingat kejadian tadi.
“Lupakan saja.. anak itu memang
sejak dulu seperti itu. Bagaimana bisa sampai kau bertengkar dengannya?”
Aku menceritakan lagi kejadian
tadi siang. Haaahhh~ kenapa banyak sekali sih yang minta diceritakan.
“Lebih baik kau tak membuat
masalah dengannya. Aku minta kau berpikir dulu sebelum bertindak, jangan sampai
kejadian seperti tadi terulang lagi”ucap Siwon sunbae. Aku hanya mengerutkan
kening mendengarnya.
“Ehm, sepertinya sunbae kenal baik
dengan dia ya?”tanyaku
“Terlihat seperti itu ya?”dia
malah balik bertanya.
“Buktinya sunbae bisa memberiku
nasehat seperti itu”ucapku polos
“Hahahaha~ tentu saja aku tahu.
Satu sekolah saja juga tahu”dia malah tertawa
“Tapi oppa benar-benar seperti
mengenalnya dengan baik”aku tetap ngotot.
“Tentu saja aku kenal, dia teman
sekelasku”ucapnya membuatku terkejut.
“Hahhh?? Kelas sunbae kan kelas
unggulan? Kok bisa orang seperti dia masuk kelas unggulan?”aku terheran-heran
mendengarnya, jangan-jangan sunbae ini bercanda.
“Maksudmu apa dengan ‘orang
seperti dia’?”
“Dia kan berandalan, biang onar,
suka tawuran. Memangnya dia pinter gitu? Atau jangan-jangan pake uang kali
sampai bisa masuk kelas unggulan”ucapku begitu saja, tanpa filter.
“Hahaha~ Rupanya kau juga sudah
tahu tentang ‘victory’nya ya? Dia memang badung dan nggak bisa diatur, tapi
sekolah tak bisa mengeluarkannya. Karena dia salah satu pion terpenting sekolah
kita dalam perlombaan dibidang SAINS”jawabnya
“MWOOO?? Aigo~~”aku sudah tak
sanggup berkata-kata lagi.
“Ya sudah. Ingat pesanku tadi ya.
Aku harus segera pergi, ada rapat OSIS”pamitnya lalu beranjak pergi.
Aku tak merespon ucapannya karena
masih terlalu shock mendengar kenyataan yang menghebohkanku.
“Hye Rim POV END*
TBC

No comments:
Post a Comment