Sunday, November 11, 2012

[KYURIM] COAGULATION




Genre : Romance, Friendship. Family
Cast   : Cho Kyuhyun (SJ), Choi Siwon (SJ), Song Hye Rim (OC), Jung Soo In (OC), Kim Hye Na (OC), Jung Scarlet (OC) 

--.--

“Ajusshi..Ayo dong bukakan pagarnya, sekali ini sajaaa.. Saya juga baru terlambat kali ini kok, janji deh nggak bakal ngulangin lagi. Ya ya?? Jebal....”. Seorang siswi SMA sedang memohon ke satpam penjaga gerbang untuk membukakan gerbang karena dia terlambat datang.

“Anio. Sekali saya bilang tidak ya tidak! Mau baru terlambat sekali pun nggak bakal saya bukain”satpam itu tetap bersikukuh.

“Aisshh~”yeoja itu melengos sebal sambil menjauh dari gerbang. Dia bersandar pada pagar sekolah sambil cemberut karena kesal tak dapat masuk.

“Ngapain berdiri disitu?”tanya seseorang.

“Eh?? Kamu ngomong sama aku?”yeoja itu bertanya bodoh sambil celingak-celinguk ke sekelilingnya.

“Ya,kamu babo!! Memangnya ada siapa lagi disini? Kamu ngapain berdiri disitu?”namja itu mengulangi pertanyaannya.

‘Aissshh~beraninya namja ini mengataiku seperti ini. Melihat seragamnya sih dia sekolah disini juga, tapi rasa-rasanya kok aku nggak pernah melihat dia saat orientasi siswa? Apa jangan-jangan dia sunbaeku?’

“Aku berdiri disini karena tidak diijinkan masuk karena sudah bel”yeoja itu berkata judes

“Ara. Maksudku tidak mencoba mencari cara buat masuk gitu? Nggak niat sekolah??”

“Sebenarnya aku apa kamu sih yang bodoh? Jelas-jelas gerbang udah ditutup, mau masuk lewat mana?”sembur yeoja itu marah

“Kamu emang babo!! Masih ada jalan kok”namja itu berjalan dan menatap tembok yang menjulang, kira-kira setinggi 2 meter.

“Maksud kamu manjat tembok ini??”yeoja itu bertanya ragu

“Ne. Memang mau lewat mana lagi?”namja itu sudah hendak memanjat, tapi dia baru sadar kalau yeoja disampingnya sama sekali tak bergerak “Heh, ngapain ngelamun? Kajja!!!”

“Kau bercanda kan? Aku ini yeoja masak disuruh manjat segini tingginya. Aku juga pakai rok tahu!!”yeoja itu masih menyerukan protesnya.

“AIISSHH!!”namja itu mengumpat tak sabar. Tanpa aba-aba dia meraih pinggang yeoja itu dan mengangkatnya

“AAAAAAARRRRGGGHH!!!! Apa yang kau lakukan?”teriaknya panik

“Sssssttt...Diam!! cepet panjat terus lompat, sebelum satpamnya tahu!”

Yeoja itu mulai tahu keadaannya, dia segera melakukan apa yang namja tadi katakan. Beberapa saat kemudian dia berhasil memanjat, lalu disusul oleh namja tadi.

“Heh, kenapa tetap disini? Ayo lompat turun! Malah duduk-duduk disini”namja tadi menegur

“Errrmm..aku tidak bisa lompat.. Takut”yeoja itu memandang bawah dengan tatapan takut.

BRUUKKK!!!

Namja tadi melompat kebawah terlebih dahulu lalu merentangkan kedua tangannya.

“Ayo sekarang lompat! Mumpung belum ada guru!! Ppalii!!!”

Dengan mata tertutup yeoja tadi menjatuhkan dirinya pasrah, sedangkan dibawah namja tadi sudah siap menangkapnya.

“AIIISSSHH!”namja tadi mengumpat karena tahu yeoja itu terjun ke arah yang berlawanan dengan posisinya. Dengan sigap dia pindah posisi dan meraih tubuh yeoja itu sebelum menghantam ke tanah.

Yeoja itu masih diam dengan mata terpejam dipelukan namja tadi, beberapa saat masih dalam situasi seperti itu.

‘yeoja ini manis juga’ batin sang namja.

“Heh, ngapain tidur ayo ke kelas!! Aku akan mengantarmu, kelas berapa?”namja tadi bertanya sekaligus menyadarkan yeoja itu.

“eh, kelas X-B”yeoja itu tergagap dan segera melepaskan diri dari pelukan namja yang telah menolongnya.

Mereka berdua segera melangkahkan kaki menuju kelas X-B. Namun ditengah perjalanan ada seseorang menyapa.

“Hye Rim sshi?”tanya orang itu sedikit heran

Yeoja yang dipanggil Hye Rim itu berhenti berjalan dan menatap ke arah si pemanggil.

“Siwon sunbae??”

“Kenapa ada diluar saat jam pelajaran? Dan kau bersama...”dia mengalihkan pandangan ke arah samping Hye Rim yang merupakan tempat berdiri namja yang sedari tadi mengantarnya “Kyuhyun??”Siwon melanjutkan dengan nada lebih heran nyaris terkejut saat melihat Kyuhyun bersama Hye Rim.

“Mianhae. Tadi aku terlambat dan sunbae ini mengantarku”jawab Hye Rim ragu-ragu karena dia bisa melihat sorot mata tak bersahabat Siwon pada namja yang tadi dipanggil Kyuhyun.

“Ne. Lebih baik aku yang mengantarmu. Kyu lebih baik kau segera masuk kelas”ucap Siwon lalu menggandeng Hye Rim pergi.

Hye Rim hanya melongo menatap Kyuhyun yang tak berekspresi sama sekali. Wajahnya datar sekali, tak menunjukkan tanda-tanda bahwa dia mendengar perkataan Siwon bahkan menunjukkan tanda-tanda bahwa dia mengenal Siwon. Ekspresinya lebih menyeramkan daripada ekspresi marahnya terhadap Hye Rim tadi.

***

TOK TOK TOK TOK!!!

Kegiatan belajar mengajar dikelas X-B terhenti karena suara ketukan pintu tadi. Semua mata sekarang tertuju ke daun pintu yang terbuka dan menunjukkan sepasang makhluk namja dan yeoja.

“Mianhae sonsaengnim. Saya mengantarkan murid bapak, dia tadi sedikit sakit sehingga datang terlambat”Siwon berkata penuh etika pada Sungmin sonsaengnim

“Kau tak apa-apa Hye Rim sshi? Kalau masih sakit bisa istirahat di ruang kesehatan”Sungmin sonsaengnim nampaknya begitu mempercayai cerita Siwon

“Ne. Saya sudah tak apa-apa. Kamsa hamnida Siwon sunbae”dia membungkuk sempurna lalu berjalan ke tempat duduknya.

Semua mata temannya kini menuju ke arah SONG HYE RIM, sebagian orang memandang tak percaya, sebagian orang memandang dengan pandang sinis dan benci.. bisik-bisik mulai terdengar merayap didalam kelas.

“Apa yang kalian gunjingkan? Cepat lanjutkan pekerjaan kalian. Hye Rim sshi kau bisa menuju tempat dudukmu”kata sonsaengnim setelah Siwon berlalu.

~~~~

Saat istirahat tiba kedua sahabatnya menghampiri Hye Rim dengan heboh.

“Hye Rim-ah.. Gimana ceritanya sampai kau bisa diantar Siwon sunbae? Tadi dia menjemputmu ke rumah??”tanya Kim Hye Na dengan hebohnya.

“Huusssh~ kau itu malah nanya begitu. Bagaimana keadaanmu? Memangnya benar-benar sakit kok Siwon sunbae sampai bilang seperti itu?”kali ini Jung Soo In yang berbicara.

“Haaahhh...dasar kalian berdua itu sama aja. Ujung-ujungnya juga nanyain Siwon sunbae”ujar Hye Rim merengut. Setelah itu Hye Rim menceritakan kejadian tadi pagi dengan selengkap-lengkapnya tanpa ada yang dikurangi, walaupun ada yang di hiperboliskan guna menambah efek WAHH!!

“Woooww.. Kereeenn.. siapa namanya? Kyuhyun?? Ganteng nggak??”celetuk Soo In setelah Hye Rim selesai bercerita.

“Ne..Kyuhyun mungkin. Soalnya aku tadi denger Siwon sunbae manggil nama namja itu..”jawab Hye Rim sedikit ragu.

“Hah?? Kyuhyun?? Cho Kyuhyun?? Beneran Cho Kyuhyun? Kyuhyun sunbae??”jerit Hye Naa heboh.

“Kau kenal Naa??”tanya Hye Rim kaget.

“Michyeoo..seantero sekolah ini juga tahu kali kalau sama Cho Kyuhyun mah”Hye Naa geleng-geleng kepala sambil memandang Hye Rim yang masih tak mengerti.

“Emangnya kenapa sampai terkenal gitu? Dia artis? Member SUPER JUNIOR? Atau dia pernah mengharumkan nama sekolah ini??”tanya Soo In ngelantur.

“Haahhh~ kalian nggak pada tahu apa kalau dia panglima perangnya SMA kita??”Hye Naa bertanya gregetan karena kedua temannya sama sekali tak tahu dengan makhluk yang bernama Kyuhyun.

“Haahh?? Sejak kapan sekolah kita ada wajib militer??”kali ini Hye Rim yang menjadi lemot.

“Aigo~ bukan itu maksudku. Dia itu leader kelompok berandalan disekolah ini. Setiap tawuran pasti dia ada dibarisan pertama”terang Hye Naa

“Ahh,tapi orangnya kayaknya baik tuh. Buktinya tadi dia nolongin Hye Rim”Soo In tiba-tiba membela.

“Nolongin? Nolonginnya juga nggak bener kan? Manjat tembok. Itu tuh bukti kalau dia udah sering nglakuinnya. Lebih baik kamu jauhin dia aja Hye Rim, daripada kena masalah”nasehat Hye Naa

“Yeee...siapa yang mau deketin? Tadi aja kebetulan ketemu. Tapi kok aku masih ngerasa kalau dia sebenarnya baik ya?”ucap Hye Rim lirih.

“Aduuuhh, Hye Rim. Jangan sampai tertipu sama kesan pertama dan penampilan luarnya. Mending juga sama Siwon sunbae yang jelas-jelas orang baik”Soo In sekarang juga ikut memojokkan Kyuhyun padahal tadi di ngebela.

‘HAAHH?? Bukannya kata-kata itu juga cocok buat Siwon sunbae? Jangan tertipu dengan penampilan luar. Aduhh mereka ini’batin Hye Rim

“Kenapa jadi nyangkut ke Siwon sunbae? Ada hubungannya?”Hye Rim sedikit keki mendengar dua temannya terlalu mengidolakan Siwon.

“Kau itu terlalu naif! Jelas-jelas ada barang bagus didepan mata yang tertarik padamu!!’ujar Hye Naa lalu berjalan keluar kelas..

~~~


*Kyuhuyun POV*

Aku berjalan menuju kantin sendirian saat bel istirahat berbunyi. Haaahh~ aku malas sekolah hari ini, sebenarnya bukan hari ini saja tapi setiap hari. Aku merasa semuanya membosankan, buat apa aku mendengarkan penjelasan guru toh aku sudah bisa memahaminya hanya dengan sekali membaca dan mempelajarinya. Sesampainya di kantin aku menuju meja favoritku yang kosong, meja itu memang selalu kosong karena mereka semua tahu kalau hanya aku yang boleh menggunakannya.

Aku melihat ke meja sampingku ada seorang siswa yang sedang menyantap makanannya. Aku menatap ke badge namanya ‘LEE TAEMIN’ bacaku dalam hati.

“Taemin pesankan aku jajangmyeon dan jus stroberi”perintahku.

Siswa itu menatap ke arahku dengan pandang terganggu tapi itu hanya sedetik, sedetik kemudian wajahnya langsung ketakutan.

“Ne sunbae”jawabnya dengan takut lalu segera pergi membelikan pesananku. Aku tersenyum puas saat tahu dia mematuhiku.

‘Rupanya pesonaku belum pudar’batinku.

Sambil menunggu makananku dibawakan oleh Taemin aku mengeluarkan PSPku dari saku celana dan segera memainkannya. Beberapa menit kemudian aku sudah larut dalam permainanku, sampai tiba-tiba ada sesuatu yang dingin menyiram punggungku.

“MWOOO??”gelegarku sambil bangkit berdiri mencoba melihat ke belakang punggungku. Aku mendapati punggungku basah oleh cairan kental kemerahan. Jus stroberi.

“Miii...Mii...Mianhae sunbae”seorang yeoja berambut coklat sebahu menatapku dengan pandang ketakutan. Manik coklatnya menyiratkan kecemasan dan berkaca-kaca.

“Aiisshh~ kalau jalan itu pakai mata! Jangan jelalatan aja! Dasar babo!!!”umpatku kesal. Padahal selama ini aku jarang sekali bersikap kasar pada yeoja.

“Mian sunbae. Tapi tadi ada yang menjegalku hingga membuatku kehilangan keseimbangan dan menumpahkan jus itu”dia semakin terbata menjelaskan padaku.

“Sudah salah masih saja cari kambing hitam!”bentakku lagi.

“Dia kan sudah minta maaf. Kenapa masih saja terus memaki sih?”teriak seorang yeoja

Aku menoleh melihat siapa yang berani menentangku. Yeoja itu, yeoja tadi pagi yang kutolong. Dasar tak tahu balas budi!

“Kau pikir hanya dengan minta maaf masalah selesai? Seragamku bisa kembali bersih?”tanyaku sarkatis, aku menatapnya tajam.

“Setidaknya dia merasa bersalah akan perbuatannya. Tidak seperti sunbae yang terlalu membesar-besarkan masalah”ucapnya lantang. Dalam hati aku mengagumi keberanian yeoja ini.

Aku melepas seragamku dan menyerahkannya pada..emmm..Hye Rim. Untung saja aku selalu memakai kaos sebagai dalaman.

“Kalau begitu kau yang cucikan untukku!”aku melemparkan pakaianku ke mukanya lalu beranjak pergi

“Aiiissshh~”aku masih bisa mendengar dia berteriak kesal. Tak terasa aku menyunggingkan senyum.

*Kyuhyun POV END*

****

*Hye Rim POV*

“Aaarrrggghhh...Dasar orang giilllaaaa!!! Kenapa jadi aku sih yang harus nyuciin bajunya? Emang aku babunya apa?? Siaalaannn!!”teriakku kesal.

“Mianhae Hye Rim sshi. Tadi itu salahku, seharusnya kau tak membelaku. Aku jadi membuatmu dalam masalah”kata yeoja yang kutolong tadi merasa bersalah.

“Aku tahu Scarlet. Seharusnya memang aku tak mencari masalah dengannya, tapi entah kenapa mulutku tak bisa kutahan”jawabku lesu

“Kan sudah kubilang jauhi. Eehh,ini malah nantang perkara. Haduhhh”Hye Naa ikut-ikut membuatku kesal

“Kau ini, siapa yang tahan kalau temanmu itu diperlakukan seperti itu sama setan satu itu!”aku mulai naik darah.

“Hye Rim sshi biar aku saja yang mencucikannya. Nanti setelah bersih  kau kembalikan lagi padanya”ucap Scarlet

“Ne. Gomawo Scarlet”ucapku tanpa basa basi, toh memang ini juga karena dia.

Tiba-tiba ruangan kelasku menjadi semakin ramai, bahkan ada yang sampai menjerit histeris. Aku heran apa yang sebenarnya terjadi.

‘oh itu rupanya biang keroknya.haaahh’batinku

“Hye Rim sshi”sapa Siwon sunbae ramah, tapi tak bisa menutupi raut cemasnya.

“Ne. Gwenchana sunbae?”tanyaku heran.

“Ehm, bisa kita bicara sebentar. Ada sesuatu yang perlu kusampaikan”ucapnya

“Ne..”jawabku lalu mengikutinya keluar, tak mempedulikan pandangan bertanya teman-temanku.

Setelah diluar kelas..

“Aku tadi mendengar kalau kau sempat beradu mulut , dengan Kyuhyun ya?”tanyanya

‘ah,ini rupanya penyebabnya’

“Ne sunbae”jawabku seadanya.

“Kau tak apa kan? Maksudku dia tak kasar padamu?”tanyanya lagi

‘tentu saja kasar!’

“Anio sunbae. Hanya saja omongannya sedikit pedas”ucapku dengan kesal kalau mengingat kejadian tadi.

“Lupakan saja.. anak itu memang sejak dulu seperti itu. Bagaimana bisa sampai kau bertengkar dengannya?”

Aku menceritakan lagi kejadian tadi siang. Haaahhh~ kenapa banyak sekali sih yang minta diceritakan.

“Lebih baik kau tak membuat masalah dengannya. Aku minta kau berpikir dulu sebelum bertindak, jangan sampai kejadian seperti tadi terulang lagi”ucap Siwon sunbae. Aku hanya mengerutkan kening mendengarnya.

“Ehm, sepertinya sunbae kenal baik dengan dia ya?”tanyaku

“Terlihat seperti itu ya?”dia malah balik bertanya.

“Buktinya sunbae bisa memberiku nasehat seperti itu”ucapku polos

“Hahahaha~ tentu saja aku tahu. Satu sekolah saja juga tahu”dia malah tertawa

“Tapi oppa benar-benar seperti mengenalnya dengan baik”aku tetap ngotot.

“Tentu saja aku kenal, dia teman sekelasku”ucapnya membuatku terkejut.

“Hahhh?? Kelas sunbae kan kelas unggulan? Kok bisa orang seperti dia masuk kelas unggulan?”aku terheran-heran mendengarnya, jangan-jangan sunbae ini bercanda.

“Maksudmu apa dengan ‘orang seperti dia’?”

“Dia kan berandalan, biang onar, suka tawuran. Memangnya dia pinter gitu? Atau jangan-jangan pake uang kali sampai bisa masuk kelas unggulan”ucapku begitu saja, tanpa filter.

“Hahaha~ Rupanya kau juga sudah tahu tentang ‘victory’nya ya? Dia memang badung dan nggak bisa diatur, tapi sekolah tak bisa mengeluarkannya. Karena dia salah satu pion terpenting sekolah kita dalam perlombaan dibidang SAINS”jawabnya

“MWOOO?? Aigo~~”aku sudah tak sanggup berkata-kata lagi.

“Ya sudah. Ingat pesanku tadi ya. Aku harus segera pergi, ada rapat OSIS”pamitnya lalu beranjak pergi.

Aku tak merespon ucapannya karena masih terlalu shock mendengar kenyataan yang menghebohkanku.

“Hye Rim POV END*

TBC

No comments:

Post a Comment